Mulut Pada Tembok Putih
.... Kesunyian kamar menyelimuti hati. Putih ruangan kecil itu memeluk erat. Sebuah jendela mengarah keluar, memberikan sedikit pemandangan indah disela rona putih. Sosok aneh terduduk diatas kasur, memandang dunia luar dengan tatapan kosong. Tatapan tenang tanpa arti kuat. Berpikir dan merenung. Sebenarnya apa makna dunia? Apa yang harus diraih? Apa yang harus menjadi tujuan? Siapa yang mendiami tubuh ini? Sosok seperti apa yang selama ini berdiam di dalamnya? Sebenarnya apa yang terjadi? Apa yang semestinya dilakukan untuk bersosialisasi? Kenapa terasa terisolasi? Apa yang terjadi? Mengapa? Apa? Dimana? Bagaimana? Apa? Mengapa? Dimana? Apa? Apa? Apa? Sebenarnya apa yang harus dilakukan oleh makhluk Tuhan yang paling mulia ini? Semua pertanyaan hanya mengulang, sosok itu berpikir dan berpikir. Mata melirik kearah dinding dan bunyi keras berbarengan dengan kepala yang menyentuh permukaan. Teriakan menggema ke seluruh ruangan seiring bunyi itu terd...